Kelas Trial / Percobaan

Seorang Petugas Manajemen Informasi Kesehatan (PMIK) sedang mengevaluasi hasil perhitungan indikator BOR (Bed Occupancy Rate) rumah sakit pada tahun 2024. Berdasarkan hasil rekapitulasi sensus rawat inap diperoleh data sebagai berikut:

  • Jumlah hari perawatan = 13.500 hari

  • Jumlah hari dalam periode pengamatan = 360 hari

  • Jumlah tempat tidur tersedia = 40 TT

Berdasarkan data tersebut, pernyataan manakah yang paling tepat menggambarkan kondisi rumah sakit?

a. Rumah sakit perlu mengurangi jumlah tempat tidur di setiap bangsal.
b. Nilai indikator yang dihitung berada di bawah nilai ideal.
c. Rumah sakit perlu meningkatkan promosi pelayanan rumah sakit.
d. Hasil perhitungan indikator sudah berada pada rentang nilai ideal.
e. Nilai indikator yang diperoleh melebihi nilai ideal.

 

Rumus BOR adalah:

BOR = (Jumlah hari perawatan / (Jumlah tempat tidur × Jumlah hari dalam periode)) × 100%

Berdasarkan data pada soal:

  • Jumlah hari perawatan = 13.500 hari

  • Jumlah tempat tidur = 40 TT

  • Jumlah hari dalam periode = 360 hari

Langkah pertama adalah menghitung kapasitas tempat tidur selama periode tersebut:

40 × 360 = 14.400

Kemudian masukkan ke dalam rumus BOR:

BOR = (13.500 / 14.400) × 100%
BOR = 93,75%

Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit mencapai 93,75%.

Menurut standar efisiensi rumah sakit (Depkes), nilai BOR yang ideal berada pada kisaran 60%–85%. Nilai ini dianggap optimal karena menunjukkan tempat tidur digunakan dengan baik tetapi masih tersedia ruang jika terjadi peningkatan pasien.

Karena hasil perhitungan BOR pada soal 93,75%, maka nilainya melebihi batas ideal. Hal ini menunjukkan bahwa tempat tidur di rumah sakit terlalu penuh atau hampir selalu terisi. Kondisi ini bisa mengindikasikan tingginya kebutuhan pelayanan atau keterbatasan jumlah tempat tidur.

Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah: nilai indikator melebihi nilai ideal.