Pelatihan Kodefikasi Dan Klasifikasi Penyakit Dalam Optimalisasi Pengolahan Data Rekam Medis Di Puskesmas Kabupaten Cirebon

by Nita Budiyanti | Jun 2, 2024 | Jurnal

Nita Budiyanti, Elfi, Fitria Dewi Rahmawati

1,2,3 Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Indonesia

ABSTRACT

Peningkatan kompetensi mahasiswa diploma rekam medis salah satunya melalui Praktek Klinik di Rumah Sakit sebagai lahan praktek. Terdapat beberapa kendala dan masalah yang dialami oleh Clinical Instructure (CI) sebagai pembimbing pada pelaksanaan praktek klinik, baik dalam hal cakupan pencapaian kompetensi, penilaian maupun metode pembelajaran praktek yang sebaiknya digunakan. Kompetensi kodefikasi dan klasifikasi penyakit merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh PMIK. Dari hasil evaluasi pelaksanaan praktik klinik, kompetensi ini banyak yang tidak terpenuhi terutama dalam kegiatan rekam medis di puskesmas.

Tujuan yang ingin dicapai dalam pengabdian kepada Masyarakat adalah terciptanya kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan dan menarik berdasarkan kemampuan PMIK dalam meningkatkan pemahaman sebagai pembimbing praktik klinik bagi mahasiswa dan kemampuan penguasaan dalam kodefikasi penyakit. 

Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi dengan cara memperlihatkan contoh daftar istilah sesuai standar kodefikasi penyakit. Pada pelatihan ini dibagi menjadi beberapa tahapan kegiatan yaitu melaksanakan pre test,  memberikan materi  tentang kodefikasi dan klasifikasi klinis dan kesiapan PMIK puskesmas terkait akreditasi dalam bidang kompetensi Kodefikasi dan Klasifikasi Klinis dan setelah kegiatan dilaksanakan pos test.

Jumlah peserta dalam kegiatan pelatihan ini adalah 45 orang dengan menggunakan Teknik purposive sampling yaitu sesuai dengan ketetapan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon terkait wilayah puskesmas yang sedang mempersiapkan akreditasi.

Setelah pelaksanaan pelatihan ini  terdapat peningakatan pengetahuan PMIK tentang kodefikasi dan klasifikasi klinis dan keterkaitan dengan optimalisasi data pengolahan rekam medis. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pre test dengan nilai rata-rata 71,79 dan hasil pos test 83,26.

Lebih lengkap lihat sumber : https://ejurnal2.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/emass/article/view/335

Baca Artikel Lainnya

Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Perkembangan teknologi informasi dalam era globalisasi menuntut semua bidang untuk menghadapi perubahan tersebut secara menyeluruh dan berkesinambungan. Sejalan dengan itu, bidang kesehatan harus mempersiapkan diri […]

PERANCANGAN INSTRUMEN ELEKTRONIK AUDIT KLINIS DALAM MENUNJANG KEAKURATAN KODE ICD 10 PADA KASUS TUBERCULOSIS DI RUMAH SAKIT

Jurnal : Nita Budiyanti Prodi RMIK Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Abstract Penetapan Diagnosa seorang pasien merupakan kewajiban, hak dan tanggung jawab dokter (tenaga medis) yang terkait […]

Tingkat Kesiapan Implementasi Rekam Kesehatan Elektronik Menggunakan DOQ-IT

Suhartini1, Bambang Karmanto2, Yanto Haryanto3,Nita Budiyanti4, Lina Khasanah5 1,2,3,4,5Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya AbstrakImplementasi Rekam Kesehatan Elektronik (RKE) sudah mulai diterapkan di beberapa kota di Indonesia.Untuk itu […]